Curug Lawa, Pelepas Penat yang Ramah untuk Dompet
Sumber:
Dokumen Pribadi
Gunung
Slamet membuat daerah di sekitarnya sejuk dan memiliki banyak sungai. Tentulah
Kabupaten Banyumas merupakan salah satu daerah yang terkena imbas baiknya. Di
sini terdapat berbagai macam air terjun atau biasa disebut curug oleh
masyarakat setempat. Dari sekian banyak curug di Banyumas seperti Curug
Ceheng, Curug Bayan, Curug Penganten, ataupun Curug Kembar, salah satu yang
menarik untuk dibahas adalah Curug Lawa. Destinasi wisata ini terletak di Gandatapa I,
Gandatapa, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah dan dapat
ditempuh dengan waktu sekitar 30-40 menit dari pusat kota.
Curug Lawa salah satu destinasi wisata alam
yang bisa dikatakan masih alami dan belum terlalu banyak diubah bentuknya. Dari
sekian banyak curug di Banyumas, tempat ini memiliki keindahan
setidaknya bisa membuat kamu semangat lagi di tengah teriknya panas yang
menyengat. Salah satu kelebihan curug ini selain keindahan alamnya adalah jarak
yang tak terlampau jauh dari perkotaan sehingga tempat ini lebih mudah
dijangkau daripada curug yang lainnya. Medan yang dilalui untuk sampai
ke tempat ini pun tidak terlalu sulit baik dengan kendaraan bermotor untuk
sampai ke pintu masuk maupun ketika berjalan turun untuk pergi ke curug ini.
Tempat ini menyuguhkan keindahan air terjun yang
mengalir dari hulu mata air di Baturaden dan kesejukkan airnya yang cukup
membuat badan bergidik kedinginan. Di sini pengunjung dapat bermain air
langsung di bawah curug, tetapi harus berhati-hati karena kedalaman air
di tempat ini bervariasi dan semakin mendekati air terjun semakin dalam pula
air bermuara. Selain harus waspada akan kedalaman air, pengunjung juga diharap
waspada ketika berjalan menyusuri sungai melewati batu-batu besar begitu pula
ketika bermain di dalam sungai, hal ini dikarenakan batu-batu di curug
ini sebagian besar tertutupi oleh lumut sehingga permukaannya pun sangat licin
dan bisa berbahaya bagi pengunjung.
Sumber: Dokumen Pribadi
Namun sayangnya fasilitas yang terdapat di
tempat ini bisa dikatakan belum cukup memadai untuk sebuah standar tempat
wisata. Tidak adanya kamar kecil dan yang terutama tempat sampah, membuat
sampah berserakan di sekitar lokasi air terjun. Sampah rumah tangga yang
berasal dari rumah di sekitar lokasi juga turut mencemari lingkungan curug seperti
pecahan kaca, genteng, dan lain sebagainya. Pengelolaan di tempat ini juga bisa
dikatakan buruk, tidak ada penjaga atau petugas kebersihan yang nampak,
peraturan yang dapat terlihat di tempat ini hanyalah sebatas tulisan “parkir
Rp2000”, itu pun tertulis di sebuah bangunan tak terawat seperti pos ronda di
sebelah jalan masuk menuju tempat ini.
Hal di atas sangat disayangkan mengingat
potensi sumber daya alamnya yang sangat indah dan sangat pantas untuk dijadikan
destinasi wisata yang lebih baik lagi. Kurangnya kesadaran masyarakat serta
minimnya gebrakan yang diperbuat menjadikan perkembangan di tempat ini stagnan
dan sepi pengunjung. Modal memang dibutuhkan untuk mengembangkan suatu tempat
wisata. Namun sebenarnya hal ini cukup dilematis karena apabila harga tiket
dinaikkan maka akan timbul lagi permasalahan lain yaitu berkurangnya
pengunjung, apalagi pengunjung tempat ini rata-rata adalah pelajar, yang memang
ingin melepas penat dengan harga yang tak menguras dompet.
Sumber: Dokumen Pribadi
Destinasi ini adalah tempat yang cocok bagi
kamu yang ingin melepas penat dengan harga miring, memamerkan kegiatan wisatamu
di media sosial, serta mendapatkan kesenangan berwisata alam yang tak
membutuhkan perjuangan yang berat nan panjang. Curug Lawa merupakan destinasi
wisata alam yang indah, menyejukkan, dan ramah bagi dompet. Walaupun banyak hal
yang harus dibenahi disana-sini, hal ini tak menyurutkan semangat untuk datang
dan mempromosikan tempat ini kepada orang lain. Tempat ini bagaikan batu
permata yang apabila makin dipoles makin cantik, jadi ayo ajak temanmu sekarang
untuk mengunjunginya.




Komentar
Posting Komentar