Sensasi Kesegaran Baru Soto Ijo Monjali
Sumber:
Dokumen Pribadi
Pada
kesempatan kali ini saya berkunjung ke sebuah warung soto yang sebenarnya
sering saya kunjungi. Soto Ijo Monjali adalah nama dari tempat makan yang saya
kunjungi kali ini. Tempat ini berlokasi di Jalan Tirta Marta yang hanya
berjarak beberapa meter menuju Jalan Monjali. Alasan saya mengunjungi tempat
ini sejujurnya dapat dikatakan karena jaraknya dekat dengan tempat tinggal
saya, harganya murah, dan merupakan salah satu menu sarapan yang cocok disantap
apalagi dengan suhu di Jogja belakangan ini. Alasan lainnya, soto di sini
merupakan salah satu dari sedikit soto kuah bening yang cocok di lidah saya.
Cocok di lidah adalah salah satu alasan saya untuk menentukan frekuensi
kunjungan saya ke suatu tempat atau sebut saja berlangganan. Pertama kali saya
datang ke Jogja, jujur saja banyak sekali rasa masakan yang kurang cocok di
lidah saya, mulai dari terlalu manis hingga seperti soto bening yang kebanyakan
dijual, rasanya tipis tak sekuat soto Sokaraja yang biasa saya makan di tempat
asal saya, penuh akan rasa dan cenderung ramai isian di dalamnya, kuahnya pun
kuning penuh kenikmatan dan memiliki tambahan khas berupa bumbu kacang yang
membuat rasa soto Sokaraja itu unik. Hingga akhirnya teman saya menyarankan
untuk mencoba soto di tempat ini, rasanya ringan dan menyegarkan.
Foto
3. Suasana di Soto Ijo Monjali
Sumber:
Dokumen Pribadi
Soto
Ijo Monjali menyajikan beberapa jenis soto, mulai dari daging sapi, ayam,
jeroan seperti babat dan iso, dan juga soto gado atau campuran dari semua isian
yang disediakan. Isi dari soto yang disajikan disini terdiri dari nasi, daging
sesuai menu yang dipilih, sedikit kecambah, seledri, dan bawang goreng.
Rasanya? Ringan, menyegarkan, dan cocok disantap di pagi hari seperti yang
sudah saya katakan sebelumnya. Selain itu terdapat berbagai macam pilihan
makanan pendamping seperti sate usus, sate telur puyuh, perkedel, kerupuk dan
tentu saja gorengan, seperti tempe goreng, tempe tepung, dan bakwan. Harganya?
Sangat terjangkau, hanya mulai dari Rp8.000 saja, sedangkan menu tambahannya
berkisar antara Rp500—2.500 saja.
Bagi para penikmat soto yang
memiliki cita rasa kuat apalagi para wisatawan maupun para perantauan, soto ini
dapat dikunjungi untuk menambah pengetahuan dan kekayaan rasa soto yang
memiliki berbagai macam variasi yang berbeda di tiap daerahnya dan juga dapat
menyegarkan pikiran yang mungkin sedang jenuh karena aktivitas yang makin lama
makin perlu untuk direnggangkan, setidaknya untuk sejenak dengan semangkuk soto
di tempat ini.
Nilai
akhir saya untuk tempat ini dapat dikatakan puas untuk makan di tempat ini,
selain hal-hal yang telah saya sebutkan tadi, parkirannya pun tersedia, selain
itu tempat makannya dapat dikatakan luas dan cocok untuk memulai aktivitas di
pagi hari dengan ketenangan sembari makan soto di udara pagi Jogja yang makin
lama makin dingin dan tak menentu saja.





Komentar
Posting Komentar