Sensasi Kesegaran Baru Soto Ijo Monjali


Foto 1. dan 2. Tampilan Soto Ayam di Soto Ijo Monjali
Sumber: Dokumen Pribadi
Pada kesempatan kali ini saya berkunjung ke sebuah warung soto yang sebenarnya sering saya kunjungi. Soto Ijo Monjali adalah nama dari tempat makan yang saya kunjungi kali ini. Tempat ini berlokasi di Jalan Tirta Marta yang hanya berjarak beberapa meter menuju Jalan Monjali. Alasan saya mengunjungi tempat ini sejujurnya dapat dikatakan karena jaraknya dekat dengan tempat tinggal saya, harganya murah, dan merupakan salah satu menu sarapan yang cocok disantap apalagi dengan suhu di Jogja belakangan ini. Alasan lainnya, soto di sini merupakan salah satu dari sedikit soto kuah bening yang cocok di lidah saya. Cocok di lidah adalah salah satu alasan saya untuk menentukan frekuensi kunjungan saya ke suatu tempat atau sebut saja berlangganan. Pertama kali saya datang ke Jogja, jujur saja banyak sekali rasa masakan yang kurang cocok di lidah saya, mulai dari terlalu manis hingga seperti soto bening yang kebanyakan dijual, rasanya tipis tak sekuat soto Sokaraja yang biasa saya makan di tempat asal saya, penuh akan rasa dan cenderung ramai isian di dalamnya, kuahnya pun kuning penuh kenikmatan dan memiliki tambahan khas berupa bumbu kacang yang membuat rasa soto Sokaraja itu unik. Hingga akhirnya teman saya menyarankan untuk mencoba soto di tempat ini, rasanya ringan dan menyegarkan.

Foto 3. Suasana di Soto Ijo Monjali
Sumber: Dokumen Pribadi
Soto Ijo Monjali menyajikan beberapa jenis soto, mulai dari daging sapi, ayam, jeroan seperti babat dan iso, dan juga soto gado atau campuran dari semua isian yang disediakan. Isi dari soto yang disajikan disini terdiri dari nasi, daging sesuai menu yang dipilih, sedikit kecambah, seledri, dan bawang goreng. Rasanya? Ringan, menyegarkan, dan cocok disantap di pagi hari seperti yang sudah saya katakan sebelumnya. Selain itu terdapat berbagai macam pilihan makanan pendamping seperti sate usus, sate telur puyuh, perkedel, kerupuk dan tentu saja gorengan, seperti tempe goreng, tempe tepung, dan bakwan. Harganya? Sangat terjangkau, hanya mulai dari Rp8.000 saja, sedangkan menu tambahannya berkisar antara Rp500—2.500 saja.
            Bagi para penikmat soto yang memiliki cita rasa kuat apalagi para wisatawan maupun para perantauan, soto ini dapat dikunjungi untuk menambah pengetahuan dan kekayaan rasa soto yang memiliki berbagai macam variasi yang berbeda di tiap daerahnya dan juga dapat menyegarkan pikiran yang mungkin sedang jenuh karena aktivitas yang makin lama makin perlu untuk direnggangkan, setidaknya untuk sejenak dengan semangkuk soto di tempat ini.
Nilai akhir saya untuk tempat ini dapat dikatakan puas untuk makan di tempat ini, selain hal-hal yang telah saya sebutkan tadi, parkirannya pun tersedia, selain itu tempat makannya dapat dikatakan luas dan cocok untuk memulai aktivitas di pagi hari dengan ketenangan sembari makan soto di udara pagi Jogja yang makin lama makin dingin dan tak menentu saja.

Komentar

Postingan Populer